Saatnya Tuan Turun

Author: dwiyanto indiahono  |  Category: Beranda

india

Bila ujung lidah tak lagi bisa dikendali
Bila lisan sakiti nurani
Bila tuan sudah usik agama kami
Saatnya tuan turun tahta sekarang juga

Bila ujung lidah gemar membentak
Seakan-akan rakyat selalu didudukkan sebagai pemberontak
Dan tuan selalu ingin menang seperti tukang palak
Saatnya tuan turun tahta sekarang juga

Bila tuan selalu tak peduli
Jerit suara rakyat yang terperi
Karena penggusuran setiap hari
Saatnya tuan turun tahta sekarang juga

Bila tuan selalu memaki
Umpat sana, umpat sini
Seperti tuan punya derajat paling mulia sendiri
Saatnya tuan turun tahta sekarang juga

Meski katanya tuan slalu perjuangkan kebenaran
Anak-anak kami tak perlu ditunjukkan umpatan-umpatan
Umpatan seakan-akan menjadi kosakata mulia yang harus dilakukan
Tuan, kami punya anak-anak yang butuhkan teladan
Umpatan-umpatanmu meluluhlantakkan seluruh pelajaran kesopanan

Ayam jantan memakan kurma
Makan sembilan sisakan sebiji
Bila tuan nistakan agama
Usahlah tuan menjabat lagi

Kaki Gunung Slamet, 07-10-2016
Dwiyanto Indiahono