Karat Pintu Istana

Author: dwiyanto indiahono  |  Category: Beranda

india
Pintu istana telah berkarat
Ditiup angin genit yang berhembus di sebilah sedotan

Harusnya kau tak berkarat
Bukankah engkau kayu rendaman

Direndam dalam rindu tak berkesudahan
Direndam dalam cinta setinggi cita

Kau tetap berkarat
Dalam asa yang remuk redam

Kaki Gunung Slamet,
Dwiyanto Indiahono 01-08-2016