Tentang Webometrik Kita

Author: dwiyanto indiahono  |  Category: Beranda

Bulan lalu ada satu hari yang cukup menegangkan, yaitu saat seorang kawan membuat link ke website penilaian webometric universitas. Ada harapan yang membuncah rangking universitas kita (Universitas Jenderal Soedirman/ UJS) cepat terdongkrak setelah periode sebelumnya sempat turun (drastis?).

Begitu rangking webometrik dipublish ada beragam tanggapan, kebanyakan mungkin sebuah keluh kesah, gerutuan dan sedikit kritik pedas: kenapa rangking UJS masih teramat bawah?. Berbagai kritik dan masukan tentu amat berarti bagi pengembangan web site tercinta. Kritik itu bagaikan pupuk pada tanaman, jika dosisnya tepat ia akan mempercepat tumbuhnya daun dan menambah lebatnya buah.  Pemberian pupuk seharusnya jangan kurang dan jangan pula berlebih. Tulisan ini bukanlah sebagai pembelaan seorang anggota pengembang website UJS, tetapi sebuah uraian fakta, bahwa: prestasi kita tidaklah buruk dan (yang lebih penting) diperlukan kerjasama semua pihak untuk mempertahankan dan menaikkan rangking kita pada edisi penilaian yang akan datang.

Ranking UJS saat ini menduduki peringkat 47 di Indonesia dan rangking 4939 di dunia. Peringkat 47 sebenarnya tidaklah buruk, sebab di Indonesia setidaknya terdapat 3070 Universitas baik swasta maupun negeri. Rangking 4939 pun tidak terlalu buruk sebab universitas yang dinilai dalam publikasi webometrik tersebut berjumlah 12.000 universitas di seluruh dunia. Jadi jika webometrik ini jadi standar, maka UJS saat ini telah maju menjadi universitas kelas menengah-atas di dunia.

Banyak pihak terkadang tidak mengerti bagaimana cara webometrik menilai website universitas sehingga terkesan hanya menyalahkan pihak pengelola website dan rektorat (saja). Penilaian webometrik dinilai dengan empat kriteria, yaitu:

  1. Ukuran/Size (S). Jumlah halaman yang diambil dari empat search engine: Google, Yahoo, Live Search dan Exalead.
  2. Visibilitas/Visibility (V). Jumlah total link eksternal unik yang diterima (inlinks) oleh sebuah situs hanya dapat diperoleh dengan pasti dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead.
  3. Rich Files (R). Setelah evaluasi relevansinya dengan kegiatan akademik dan publikasi dan mempertimbangkan volume format file yang berbeda, dipilih berikut ini: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt). Data-data ini di extract menggunakan Google, Yahoo Search, Live Search dan Exalead.
  4. Scholar (Sc). Google Scholar menyediakan jumlah papers dan kutipan untuk tiap domain akademis. Hasil dari Scholar database ini menunjukkan papers, reports dan item-item akademik lainnya (sumber: http://mrizal.staff.ub.ac.id/files/2011/04/panduan-singkat-webo-short.pdf diakses tanggal 21/08/2011).

 

Sehingga, selain pihak eksternal, secara internal pun kita dapat melakukan berbagai support untuk menaikkan rangking webometrics, yaitu dengan cara:

1)      Cantumkan link unsoed.ac.id pada profile jejaring sosial (facebook, twitter dll)

2)      Sering-seringlah cari unsoed.ac.id melalui mesin pencari google, yahoo, bing atau live search.

3)      Segera miliki blog unsoed.ac.id dan update secara reguler.

4)      Upload materi digital ke unsoed.ac.id atau blog unsoed.ac.id Anda  dalam bentuk PDF, DOC, PPT, PS. (file PPTX dan DOCX tidak dihitung).

Meski blog UJS tempo hari (katanya) di hack, tetapi jangan cepat dihakimi bahwa jaringannya rentan, dan mudah dirusak. Jangankan blog UJS, website KPU, dan Pentagon saja pernah dijebol. Selama mengelola blog di unsoed.ac.id, saya hampir tidak terkendala. Jika sekali tempo down, wajarlah, namanya juga barang elektronik, tiada yang sempurna bukan? Mereka yang mengelola jaringan (dan itu bukan saya), harus diberikan apresiasi, jangan hanya cibiran. Kadang, ingin hati selalu online, tapi ternyata kilat itu pun hendak mampir ke UJS. Jadilah jaringan terpaksa off gara-gara si jago sambar.

Sebagai seorang yang pernah mengambil tesis “Model Implementasi Kerjasama Antar Kabupaten dalam Pengelolaan e-Government’, saya sedikit banyak paham bagaimana susahnya mengelola jaringan dan website. Sehingga suatu waktu, saat mengikuti workshop penggunaan sistem informasi akademik di UJS, saya menyempatkan datang ke muka dan berkata kepada pembicara: “saya memberi apresiasi dua jempol buat Anda dan rekan, terima kasih, saya sebelumnya tidak mengira perkembangan sistem informasi akademik kita sudah sangat maju”. Iya, sungguh, jika sistem informasi akademik itu sudah diimplementasikan dengan baik, kita dengan mudah dapat melihat track record mahasiswa, raport mahasiswa, transkrip akademik, berhubungan secara online dengan para mahasiswa, merencanakan perkuliahan, GBPP SAP, pergantian jadwal mata kuliah, dan lain sebagainya.

Memiliki blog dan email beralamat unsoed.ac.id merupakan suatu kebanggaan, jadi jika bukan kita yang mengembangkannya siapa lagi orangnya?

Jika ada 1000 dosen unsoed mengupload lima file saja ke dalam web site/ blognya maka sudah ada 5000 file. Bukankah itu jumlah yang tidak sedikit? Jika usaha ini sudah dilakukan, maka, menanti hasil webometrik periode januari 2012 tentu lebih mendebarkan bukan?

Dwiyanto Indiahono (anggota pengembang website unsoed.ac.id)

  1.  562 University of Indonesia
  2. 632 Institute of Technology Bandung
  3. 817 Universitas Gadjah Mada
  4. 845 Gunadarma University
  5. 1180 Bogor Agricultural University
  6. 1218 Universitas Negeri Malang
  7. 1260 Petra Christian University
  8. 1264 Universitas Muhammadiyah Malang
  9. 1274 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  10. 1294 Diponegoro University
  11. 1348 Andalas University
  12. 1361 Universitas Sebelas Maret
  13. 1388 Airlangga University
  14. 1473 Universitas Sriwijaya
  15. 1477 Brawijaya University
  16. 1540 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  17. 1580 Universitas Islam Indonesia
  18. 1604 Universitas Muhammadiyah Surakarta
  19. 1671 Universitas Sumatera Utara
  20. 1760 Universitas Mercu Buana
  21. 1850 Indonesia University of Education
  22. 1912 Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
  23. 1950 Universitas Padjadjaran
  24. 2043 Yogyakarta State University
  25. 2083 Universitas Lampung
  26. 2162 Informatics and Computer College Stmik Amikom
  27. 2226 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  28. 2373 Universitas Negeri Semarang
  29. 2553 Universitas Tarumanagara *
  30. 2600 Bina Nusantara University
  31. 2632 Universitas Hasanuddin University
  32. 2723 Universitas Udayana
  33. 3051 Unikom
  34. 3068 Ahmad Dahlan University
  35. 3403 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  36. 3468 Atma Jaya Yogyakarta University
  37. 3471 Universitas Riau Beranda
  38. 3556 Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel
  39. 3770 Duta Wacana Christian University
  40. 3912 Universitas Terbuka
  41. 4127 Universitas Katolik Parahyangan
  42. 4182 Institut Sains & Teknologi Akprind
  43. 4201 ISI Denpasar
  44. 4342 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta
  45. 4651 Universitas Trisakti
  46. 4871 Institut Teknologi Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom)
  47. 4939 Universitas Jenderal Soedirman
  48. 4965 Universitas Negeri Surabaya
  49. 5075 Universitas Sanata Dharma
  50. 5081 Universitas Negeri Gorontalo