“…Rizqi Takkan Pernah Salah Jalan…”

Author: dwiyanto indiahono  |  Category: Beranda

GEAR2“…Rizqi takkan pernah salah jalan…”

Meja makan kayu itu saya hitung jumlahnya lima buah. Jadi saya yakin betul bahwa lelaki paruh baya itu memang lelaki yang amat kuat. Bukan cuma kuat secara fisik, tetapi juga kuat jiwanya. Iya, lelaki itu adalah laki-laki yang saya lihat memanggul lima buah meja makan di atas pundaknya, berjalan tertatih, pelan, namun tetap mengeluarkan cahaya keyakinan. Cahaya keyakinan yang terpancar adalah suatu keyakinan bahwa di suatu saat dan tempat, salah satu (atau lebih) meja yang ada dipundakku akan laku terjual.

Jika ia sabar melakukan hal ini, saya 1000 persen yakin, dialah yang mendapatkan kemenangan dan Rizqi yang halal. Ia telah menang tidak tergoda untuk duduk di emper toko berpura-pura cacat atau bersandiwara layaknya peminta. Ia juga tidak tergoda menjadi pengamen di pertigaan lampu merah, yang jika mau, bisa ia lakukan sebab menjadi pengamen di jalanan tak harus punya suara seindah artis berbintang. Sekali lagi ia tak melakukannya. Yang sedang ia lakukan adalah menguras keringat yang dipunya, menjaja meja makan dengan kayu murahan untuk keluarga yang harus tetap bertahan. Orang-orang seperti dia, jika tetap bersabar dan bertawakkal saya yakin do’anya bakal dikabulkan. Rizqinya insyaAllah halal, perutnya bersih dari kotoran riba dan korupsi. Hatinya berbisik pelan, Rizqi untukku pasti sudah ditetapkan dan Rizqi tak kan pernah salah jalan.

Ah, saya jadi malu melihatnya. Malu karena sedikit bersyukur dan malu karena terlalu sering mengeluh. Ampuni kami ya Allah…

— Dwiyanto Indiahono —